Betara, 23 Juli 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kebencanaan di Desa Mandala Jaya, Kecamatan Betara, pada tanggal 22–23 Juli 2026. Mengusung tema “Tangguh Bersama BPBD, Kenali Bencana, Kurangi Risiko”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Mandala Jaya ini diikuti oleh masyarakat desa, siswa dan siswi Madrasah Aliyah Nurul Iman, serta melibatkan berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan di bidang kebencanaan. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kodim 0419/Tanjung Jabung Barat, Polres Tanjung Jabung Barat, BPBD Provinsi Jambi, BASARNAS, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas P3AP2KB, Manggala Agni, Fasilitator Bencana, serta BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Ketua Panitia, Muhammad Isya, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan KIE merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengenali potensi bencana, memahami langkah mitigasi, serta memiliki kemampuan bertindak secara cepat dan tepat ketika terjadi keadaan darurat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi bencana sehingga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mandala Jaya, Abd. Rahman, menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta seluruh instansi yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tersebut. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh agar memiliki pemahaman yang baik mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi dari narasumber yang berasal dari instansi terkait sesuai bidang keahlian masing-masing. Materi yang disampaikan meliputi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), penanggulangan risiko bencana, pencegahan penyalahgunaan narkoba, strategi penanggulangan Karhutla di Provinsi Jambi, kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, peran masyarakat dalam penanggulangan bencana, pencegahan kebakaran gedung pelayanan publik, perlindungan remaja dari kekerasan di dunia nyata maupun digital, substansi BASARNAS, peran pemuda dalam penanggulangan bencana, hingga mitigasi bencana di tingkat desa.

Selain penyampaian materi di dalam ruangan, peserta juga mendapatkan pembelajaran melalui sesi praktik lapangan. BASARNAS memberikan pelatihan teknik pemindahan korban dalam kondisi darurat, sedangkan Manggala Agni memperkenalkan teori dasar kebakaran hutan dan lahan sekaligus praktik penggunaan peralatan pemadam kebakaran. Kegiatan praktik ini disambut antusias oleh peserta karena memberikan pengalaman langsung mengenai teknik penyelamatan dan penanganan awal saat terjadi bencana.

BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga memberikan materi mengenai Peran Pemuda dalam Penanggulangan Bencana, yang menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda sebagai agen perubahan dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan masyarakat. Melalui edukasi tersebut diharapkan lahir kader-kader muda yang mampu menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana di wilayahnya masing-masing.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta praktik lapangan. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, instansi teknis, dunia pendidikan, dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini.
Melalui kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kebencanaan, BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mitigasi, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko bencana sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, diharapkan Desa Mandala Jaya dapat menjadi desa yang semakin tangguh, siap siaga, dan mampu menghadapi berbagai potensi bencana secara mandiri.
“Tangguh Bersama BPBD, Kenali Bencana, Kurangi Risiko”
Salam Tangguh!
